Seperti biasa, aku bertemu dengannya di persimpangan jalan setapak itu. Pada hari yang sama, jam dan menit yang sama. Setiap pekan selalu berulang. Aku yang c…
Kursi No. 4 baris kedua dekat dengan jendela adalah kursi yang sengaja ku pilih. Aku pun langsung duduk setelah melalui beberapa gate yang panjang. Sabuk peng…
Ini bukan kali pertamanya aku pergi ke luar negeri. Tetapi, ini pertama kalinya aku pergi sendirian alias travel alone alias single backpacker. Tak pernah terp…
Senja itu, aku perlahan memasuki rumah tua di sebelah rumahku. Rumah yang sudah usang berlantaikan semen dan beratap pagar. Debu yang tebal menutupi sela-sela …
Seperti biasa. Tepat pukul setengah enam, ia telah siap keluar rumah, mengunci pintu depan dengan rapat, dan menarik tali sepatunya dengan erat. Sepatu ket put…
“Daijoubu” (Aku Baik-baik saja) Berkas senja itu masuk melalui celah-celah jendela di kamar kosanku. Hari jumat tanggal 28 Desember 2012. Aku mulai menge…
Mentari pagi baru saja naik dari ufuk timur, aroma embun pun masih terasa. Setiap pekan, aku, dan beberapa sahabatku selalu berdiskusi membahas berbagai ha…
Jakarta oh Jakarta... Sungguh berbagai hal dapat diperoleh di kota megapolitan ini. Jika Sobat ingin menjadi orang 'bener', bisa. Jadi orang 'gag…
"Tidak. jangan dia. Dia orang yang kurang capable untuk tugas yang seperti itu" ucap seorang pemuda di sudut ruangan. pendapatnya itu memecah keheni…
Ketika itu ia tengah berdiri sendirian. Sayup angin menerpa kulit wajahnya yang tengah memandang dari ketinggian. Tatapan sepasang matanya jatuh ke bawah, m…
hmm... sebenarnya gag mau ngepost ini.. cuma karena bukunya ditunggu-tunggu belum terbit-terbit. jadi gag papa, dipost aja dikit.. hehe.. walau timingnya juga …